Newsdigital.id.(Tanjab Timur) – Sebelum pelaksanaan tatap muka dilakukan terutama menyangkut Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjab Timur terutama kesetiap sekolah. Namun dalam hal ini satu orang tenaga guru SMA N 7 Kelurahan Mendahara Ilir Kecamatan Mendahara setelah dilakukan hasil sweeb diduga guru tersebut positif Corona, Kamis (21/1).
Kepala Sekolah SMAN 7 Kelurahan Mendahara Ilir, M, Tahan, saat disambangi Newsdigital.id diruang kerjanya mengatakan, sebelum pelaksanaan tatap muka dilakukan terutama kepada para siswa, para majelis gurus terlebih dahulu harus melakukan rapid test,” kata, M,Tahan didepan para awak media.
“Setelah dilakukan Rapid test, tiga orang guru diketahui dari hasil Skreening RDT Reaktif, kemudian lagi dilakukan uji sweeb ke tiga guru tersebut satu orang diantara guru yang berinisial AZZ (38) tahun merupakan warga Kelurahan Mendahara Ilir diduga positif virus Corona (Covid 19).
Untuk sementara ini, sekolah terpaksa kita tutup sambil menunggu hasil perkembangan selanjutnya dari Dinas Kesehatan Tanjab Timur,” ujar M,Tahan saat melakukan Rapid test di Puskesmas Kecamatan dari hasil tersebut diketahui negatif.
Pelaksana Tugas (Plt) Puskesmas Kecamatan Mendahara, Nasrul Diman, membenarkan dari salah seorang guru SMAN 7 Mendahara merupakan warga Kelurahan Mendahara Ilir sampai sejauh ini, telah kita lakukan isolasi mandiri di Rumah Sakit Umum Nurdin Hamzah Kabupaten Tanjab Timur, pada dasarnya dari hasil uji sweeb diketahui positif Corona,” jelasnya.
” Tentunya yang selalu kita upayakan dari Pihak Puskesmas Kecamatan Mendahara selalu melakukan himbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan, terutama selalu menjaga kebersihan yaitu cuci tangan, jaga jarak dan selalu pakai masker disaat hendak berpergian dengan tujuan untuk menghindari pada diri kita sendiri maupun kepada orang lain,” imbuhnya.

Sementara Camat Mendahara, Amri Juhardy, S.Ip saat dikonfermasi awak media ini mengatakan, dengan adanya laporan salah seorang majelis guru SMAN7 Mendahara melalui hasil uji sweeb guru tersebut diduga positif Covid 19, Namun dalam hal ini yang selalu kita upayakan terutama kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan, karena virus Corona ini tidak dapat kita ketahui pada diri seseorang apa bila terkontaminasi, yang dikatakan orang tanpa gejala (Otg),” ucapnya.
” Dengan adanya kejadian tersebut selaku pemerintah kecamatan, selalu memberikan himbuan, selalu cuci tangan, jaga jarak, dan selalu menggunakan masker disaat berpergian, mudah mudahan dikampung kita yang tercinta ini selalu dijauhkan segala musibah,” pungkasnya. (mul)

