NEWSDIGITAL.ID Sabak – Kondisi jembatan alternatif penghubung yang berada di Parit 5 Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjab Timur yang berusia lebih kurang 15 tahun, hingga kini kondisi jembatan tersebut sangat memprihatinkan.
Pk Amin salah seorang warga setempat mengatakan, dengan kondisi jembatan yang ada saat ini, seperti rasuk dan gelegar hingga bagian atas yang menggunakan papan lantai sudah banyak yang bolong, sebelumnya jembatan ini kerap dilalui warga, tapi kini untuk melintasinya harus ekstra hati – hati.
“Panjang jembatan yang ada saat ini lebih kurang 30 meter, tentunya yang kita harapkan dari anggota DPRD Tanjabtim, untuk mengupayakan jembatan tanggap darurat, mas lihat saja kondisi kini sudah seperti apa,” terangnya.
Menanggapi keluhan warga setempat, anggota DPRD Tanjab Timur, Harmah mengecek langsung kelokasi jembatan tepatnya di areal parit 4 kanan, tentunya dengan kondisi jembatan tersebut sudah selayaknya dilakukan usulan tanggap darurat mengingat akses jembatan merupakan sarana penghubung menuju kepemukiman rumah tentunya akan kita upayakan melalui Dinas Perkim.
“Selain kerusakan pada jembatan, tentunya akses jalan yang sebelumnya pernah dilakukan pembangunan jalan rabat beton melalui anggaran APBD Tanjabtim, akan kita upayakan untuk di lanjutkan kembali, mengingat kondisinya jarang dilalui warga disebabkan jembatan tersebut menjadi kendala,”ujarnya.(Mul)


