NEWSDIGITAL.ID,Kota Jambi-Di tengah harga sembako yang meningkat, Kota Jambi masih memiliki tempat makan murah namun tidak mengurangi kualitas produknya.
Bayangkan saja satu porsi Ayam Geprek di tempat makan ini hanya di banderol Rp 10 ribu, sudah termasuk es kosong. Selain itu, pengunjung bebas Refill nasi, es kosong dan sambel sesuka hati.
Tempat makan ini namanya ayam geprek melotot. Nama ini di ambil merujuk rasa pedas yang dihadirkan namun tidak merusak citra rasa makanannya.
Menariknya, pengelola Ayam Geprek Melotot Maher di dampingi Owner Said mengatakan jika konsumen tidak suka dengan menu mereka atau menganggap menunya tidak berkualitas, maka konsumen itu tidak harus membayar.
“Simpel ada katanya,jika makanan kami tidak enak,jangan bayar,” ujarnya Rabu (15/11/2023).
Buat yang punya uang lebih dan ingin memanjakan lidah, ayam geprek melotot memiliki berbagai toping yang bisa di pilih konsumennya.
Mulai dari perkedel, sate hati ampela, sate telur burung puyuh, petai dan berbagai toping lainnya.
Wajar saja, warung makan yang hadir disaat pandemi Covid 19,saat ini telah memiliki 5 cabang di Provinsi Jambi.Empat cabang di Kota Jambi dan satu di Muaro Jambi.
Keberhasilan brand kuliner asli Jambi ini mendapat apresiasi dari mantan Wakil Wali Kota Jambi Maulana yang hari ini menyempatkan hadir di outlet barunya.
Ia mengatakan tempat makan ini istimewa karena bisa menghadirkan harga yang cukup murah dan terjangkau namun menu yang di hadirkan mampu memenuhi selera konsumennya.
“Mereka juga pintar memilih lokasi untuk berusaha, bisa di lihat outletnya berada ditempat ramai penduduk, dekat kampus hingga tempat keramaian lainnya yang tentunya membutuhkan warung makan,”ungkap Maulana.
Lokasi ayam geprek melotot berada di belakang kampus Universitas Muhamadiyah,Mayang, Nusa Indah, Kebun Handil hingga dekat UNJA Mendalo.
Dalam kesempatan itu, juga, mantan Wakil Walikota Maulana Juga menyampaikan bahwa ayam geprek melotot ini sudah mampu menghadirkan brand yang dapat di percaya masyarakat.
“Jadi memang dalam bisnis itu brand sangat penting, dan ayam geprek melotot ini berhasil menghadirkan brandnya sendiri,” tutupnya.
Reporter :Arianto
Editing : Arman Oktora


