Newsdigital.id.(Tanjab Timur) – Ditengah masa pandemi virus Corona (Covid 19 red) hingga kini belum di ketahui secara pasti kapan akan berakhir. Namun dalam hal ini sebanyak 52 orang diketahui mendapat giliran yaitu Kades dan para awak media yang berada di Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjab Timur ikut di vaksin, Selasa (16/3).
Salah seorang awak media yang berada di Kelurahan Mendahara Ilir, Amir Hamka kepada Newsdigital.id, mengatakan untuk mencegah penyebaran dan penularan virus Covid 19 tentunya yang harus kita utamakan adalah menerapkan protokol kesehatan paling tidak melindungi dirimu dan melindungi orang lain dari virus tersebut,” kata Amir.
Terpisah Kepala Desa Sungai Tawar, M, Junaid saat divaksin kepada awak media ini menuturkan, dengan dilakukan vaksinasi tentunya dari efek samping yang kita rasakan memang sedikit pegal pada lengan bahu, kemudian lagi sedikit efek ngantuk, untuk efek lainnya sampai sejauh ini masih dalam kondisi aman,” ujar Junaid dengan nada senyum.

Terpisah Peltu Puskesmas Kecamatan Mendahara, yaitu Nasrul Diman menjelaskan, untuk pelaksanaan kegiatan vaksin di Puskesmas berjumlah 52 orang, termasuk dari kalangan ASN, para kades dan beberapa awak media. Alhamdulillah dalam pelaksanaan penyuntikannya tersebut berjalan aman dan lancar,” terang Nasrul.
Sementara Camat Mendahara, Amri Juhardy, S.Ip saat dikonfermasi Newsdigital.id membenarkan, kegiatan dalam penyuntikan vaksin oleh tenaga kesehatan tepatnya di Puskesmas.Kelurahan Mendahara Ilir yang di ikuti oleh kalangan ASN, Para Kades dan beberapa awak media dengan jumlah 52 orang kondisinya berjalan aman dan kondusif, apalagi dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus Covid 19 yang ada saat ini,” sebutnya dengan nada tegas.
” Kendati demikian, seseorang yang sudah melakukan suntik vaksin, efeknya hanya mengalami gejala pegal arti kata vaksin tersebut bekerja didalam tubuh dan itu pun tergantung pada imun kita masing masing, kita berharap setelah semua mendapatkan vaksin, khususnya dikalangan masyarakat wabah virus Corona dapat berakhir dengan sendirinya. Namun sebaliknya prokes tetap kita terapkan,” pungkasnya. (mul)

