Newsdigital.id.(Tanjab Timur) – Berbagai jenis bantuan terus berdatangan. Namun kali ini Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjab Timur, Sapril tiba dillokasi musibah kebakaran tepatnya di Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjab Timur sekitar pukul, 17.30 Wib beserta rombongan dengan menggunakan kenderaan roda empat, memberikan bantuan sembako terutama kepada korban kebakaran, Jum’at (11/6/21).

Sekda Tanjab Timur Sapril saat disambangi beberapa awak media tepatnya dillokasi kebakaran mengatakan, dengan terjadinya pasca musibah kebakaran yang menimpa saudara kita beberapa hari yang lalu, yaitu mereka kini, telah kehilangan harta benda, hingga tempat tinggal. Tentunya dari pemerintah daerah ikut prihatin dan turut berduka sedalam dalamnya dengan kejadian tersebut,” kata Sapril.

” Dari hasil pendataan yang dilakukan Posko kebakaran terkait pemukiman rumah warga yang hangus terbakar, yaitu jumlah Kepala Keluarga (KK red) 142 Kepala Keluarga, jumlah jiwa, 471 jiwa, jumlah rumah 136 unit rumah, yang nantinya akan diupayakan bantuan uang tunai untuk masing masing kepala keluarga,” jelasnya.
Tidak menutup kemungkinan bantuan tersebut akan dilakukan oleh Kemensos pusat yang nantinya akan berbentuk bahan material, yang nantinya akan disesuaikan kebutuhan para korban,”terangnya.

“Selaku pemerintah daerah dalam hal ini, tetap berupaya memberikan dukungan sepenuhnya, terutama yang berkaitan dengan bantuan, benar benar tepat sasaran, biar bagaimanapun saudara kita yang terkena musibah kebakaran dapat menerima dengan sabar dan ikhlas, insyah Allah dengan adanya kejadian kita ambil hikmahnya,” ujarnya.
Camat Mendahara Amri Juhardy saat dikonfermasi awak media ini membenarkan, terkait pendataan yang dilakukan pihak posko kebakaran jumlah 136 unit rumah, sedangkan jumlah kepala keluarga 142 KK, kemudian jumlah jiwa 471 jiwa,” ucapnya.
tentunya menyangkut jenis bantuan yang sudah disalurkan oleh para donatur hingga pemerintah. Alhamduillah bantuan tersebut dapat terakomodir dengan baik berkat dukungan pihak Polri, TNI, ASN hingga masyarakat setempat kondisi dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tandasnya. (mul)

