Newsdigital.id.(Tanjab Timur) – Rapat terbuka yang dilakukan pemerintah Desa Lagan Ilir yang dihadiri porkofincam kecamatan Mendahara yaitu, Camat Mendahara Amri Juhardy, Kepala Desa Lagan Ilir, H, Abdul Rasyid, Kapolsek Kecamatan Mendahara, Iptu, H, Cibro, Anggota DPRD Tanjab Timur, Harmah, S,pd tokoh masyarakat menyangkut pembangunan jalan sepanjang 1300 meter. pihak perusahaan dapat memberikan kontribusinya terkait sisa jalan sepanjang 500 meter, tepatnya di Dusun Minasae Rt 02 Desa Lagan Ilir. Kamis (5/8/2021).
Camat Mendahara, Amri Juhardy dalam kata sambutannya, bahwa pokok permasalahan yang terjadi saat ini yaitu sisa pekerjaan jalan menuju ke Dusun Minasae Rt 02 Desa Lagan Ilir sepanjang 500 meter yang seyogyanya sepanjang 1300 sudah dapat terlaksana dengan pembangunan tersebut. Namun dana APBD kita saat ini sedang keterbatasan anggaran,” kata Amri.
“Terkait keterbatasan anggaran untuk kegiatan pembangunan yang ada di wilayah Kabupaten Tanjab Timur, sebagian dana tersebut dialihkan kepenanganan Covid 19, sehingga pembangunan jalan di Desa Lagan Ilir hanya dapat terleasasi sepanjang 800 meter. Berarti sisa pekerjaan yang belum terlaksana sepanjang 500 meter,” ucap Camat.
Berkaitan rapat yang kita lakukan saat ini, tentunya yang diharapkan masyarakat dari pihak perusahaan yaitu, menyangkut CSR, paling tidak dapat melanjutkan sisa pekerjaan sepanjang 500 meter, biar bagaimanapun kepentingan umum lebih diutamakan.

Tidak menutup kemungkinan dengan pembangunan jalan sepanjang 800 meter di Desa Lagan Ilir melalui dana APBD Tanjab Timur, selaku pemerintah kecamatan sangat berterima kasih kepada bapak Bupati yang telah berupaya melakukan pembangunan jalan tersebut, meskipun hanya terlaksana 800 meter namun kondisinya saat ini disebabkan keterbatasan anggaran, arti kata kondisi jalan kini sudah dapat dilalui warga tersebut,” tegasnya.
Sesuai hasil rapat tersebut, mudah mudahan dari pihak perusahaan dapat memenuhi permintaan masyarakat untuk melanjutkan kembali jalan sepanjang 500 meter,” pintanya.
Kapolsek Kecamatan Mendahara, Iptu, H, Cibro saat disambangi awak media ini mengatakan, apapun hasil rapat yang kita lakukan saat ini, tidak akan terjadi rapat yang kedua kali dan rapat tersebut disepakati secara bersama sama, terkait pembangunan jalan yang diharapkan masyarakat melalui CSR perusahaan, dapat menyelesaikan apa yang diharapkan masyarakat tersebut dapat berjalan dengan aman dan kondusif.
” begitu juga sebaliknya menyangkut penyekatan PPKM berkaitan warga yang ingin melakukan hajatan untuk tidak melaksanakan duluh kegiatan atau menunda yang dapat menimbulkan kerumunan berdasarkan keputusan bapak Persiden melalui Menteri Dalam Negeri berkaitan penanganan Covid 19 untuk dapat menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.
Anggota DPRD Tanjab Timur, Ibu Harmah, S,Pd saat memberikan penjelasan, menyangkut pembangunan jalan di Dusun Minasae Rt 02 Desa Lagan Ilir sepanjang 1300 meter. Namun kondisinya hanya dapat terleasasi 800 meter, disebabkan keterbatasan anggaran, disamping itu tugas dan fungsi anggota DPRD ada tiga, yaitu evaluasi, bajetin dan perda, ” ungkap Harma.
Rapat yang kita lakukan saat ini berkaitan keluhan masyarakat tersebut, sebut Harmah, tentunya dalam hal ini pihak perusahaan untuk dapat memberikan kontribusinya melalui CSR paling tidak sisa pekerjaan sepanjang 500 dapat dikerjakan,” pungkasnya. (Mulyadi.)

