Newsdigital.id (Tanjab Timur) – Kondisi jalan lintas Kelurahan Mendahara Ilir Kecamatan Mendahara saat ini sedang dalam perbaikan, terkait kerusakan jalan diketahui ada 7 titik Dinas PUPR Tanjab Timur merealisasikan anggaran tanggap darurat masyarakat berikan apresiasi untuk pemerintah Tanjab Timur. Kamis (9/30/2021).
Salah seorang warga setempat Herman kepada awak media ini mengatakan, menyangkut kerusakan jalan tersebut pada dasarnya memang selalu menjadi keluhan para pengguna jalan, baik itu pengguna kenderaan roda dua hingga pengguna kenderaan roda empat, boleh dikatakan setiap melintasi jalan tersebut selalu terpuruk bahkan bisa berjam – jam,” kata Herman.
” Tidak menutup kemungkinan dengan adanya perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Tanjab Timur yaitu dengan anggaran tanggap darurat arti kata telah membantu kelancaran akses perekonomian masyarakat tersebut,” ujarnya.
Terpisah warga lainya Ucok membenarkan, bahwa perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah mewakili dari segenap lapisan masyarakat selaku pengguna jalan memberikan apresiasi terutama kepada pemerintah kecamatan yang telah ikut dan turun langsung kelokasi melakukan perbaikan jalan, tentunya sangat kita ucapkan terima kasih,” terangnya.
“Kepedulian terhadap keluhan masyarakat selama ini, telah menjadi tanggapan serius, dari pemerintah kecamatan akhirnya jalan tersebut sementara sudah dapat dilalui, meskipun kondisi dilapangan masih dalam perbaikan,” ungkapnya.
Camat Mendahara Amri Juhardy saat disambangi awak media ini menuturkan, dengan adanya kerusakan jalan tersebut tidak kita mungkiri ada 7 titik yang terlihat rusak parah. Namun usaha dan kerja sama masyarakat hingga anggota DPRD dari dapil Mendahara mendukung penuh, akhirnya jalan tersebut kini dalam perbaikan melalui anggaran tanggap darurat Dinas PUPR Tanjab Timur,” ucap Amri.

Saat ditanya, dari beberapa titik kerusakan jalan tersebut perbaikan yang dilakukan apa saja, apakah menggunakan kayu galar atau sebaliknya menggunakan timbunan batu,” sebut Amri selaku Camat Mendahara yang paling utama adalah, kayu galar kemudian dikasi timbunan batu, hingga timbunan tanah kelas b, dengan tujuan bisa bertahan jangka panjang menjelang usulan pembangunan tahun 2022 mendatang sepanjang 2 kilometer yaitu menggunakan bangunan rigit beton.
Selaku pemerintah kecamatan tetap berupaya semaksimal mungkin, terutama menyangkut akses jalan Mendahara dapat terleasasi dengan baik perekonomian masyarakat bisa lebih meningkat,” tuturnya.
Sementara Kadis Dinas Pejerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR red) Tanjab Timur, Risdiansyah, ST, MM. melalui Sekdis PUPR Afriboy Candra menjelaskan, bahwa pekerjaan saat ini sedang dalam pekerjaan tidak menutup kemungkinan dari 7 titik jalan yang terlihat rusak sebagian telah ditimbun dengan menggunakan kayu galar hingga timbunan batu, mudah mudahan akses jalan tersebut nantinya dapat dilalui dengan aman dan lancar masyarakat tidak lagi ada keluhan perekonomian masyarakat bisa kembali lancar,”pungkasnya..(Mulyadi)

