Newsdigital.id,(Tanjab Timur) – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembangdes) tepatnya di Desa Pangkal Duri Ilir Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjab Timur terapkan jalan lingkungan, Tentunya dalam kegiatan Musrembangdes, turut hadir Camat Mendahara, Kepala Desa Pangkal Duri Ilir, Ketua BPD Desa Pangkal Duri Ilir, Tim Musrembang Kecamatan Mendahara, Ketua Rt dan Kadus serta tokoh masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, Senen, (17/1/2022).
Kepala Desa Pangkal Duri Ilir, Nurhamang, S,Ag saat membuka kegiatan Musrembangdes tersebut, tentunya berkaitan dengan usulan pembangunan yang telah dituangkan dalam Rekapitulasi Usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembangdes red) tahun 2022, hingga Penyusunan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023, telah menjadi skala prioritas yaitu usulan pembangunan jalan lingkungan,” kata Nurhamang.
“Disamping itu, dalam usulan pembangunan seperti jalan jerambah beton penghubung, kemudian usulan Dermaga, sumur bor, hingga usulan jalan rabat beton munuju Parit Senong, tidak menutup kemungkinan untuk pembangunan melalui dana APBD, seperti rehab jalan Nurul Hidayah, kemudian rehab Dermaga, jalan Signal, Pos ronda, rehab jembatan kayu, mudah mudahan tahun ini, yang sudah menjadi skala prioritas dapat terlasasi dengan baik,” ujarnya.
Camat Mendahara Amri Juhardy, saat di sambangi awak media ini menuturkan, bahwa berkaitan dengan usulan pembangunan dalam pelaksanaan Musrembangdes tersebut, tentunya masih terkendala dengan anggaran, yaitu seyogyanya di desa dapat melaksanakan pembangunan secara maksimal. Namun sebagaian anggaran di alihkan ke dana Covid 19 dan ini sudah diatur dalam Permendes,” sebut Amri.
“Kita berharap bagi seluruh masyarakat Desa Pangkal Duri Ilir dapat kiranya membantu pemerintah, terutama dalam percepatan vaksinasi, ini juga menyangkut pada kinerja pemerintah desa terus berupaya mensosialisasikan vaksinasi tersebut, dampaknya pada pembangunan biar bagaimana pun dengan taatnya kesadaran dalam mematuhi protokol kesehatan, sekaligus memutus mata rantai virus tersebut,dan pembangunan bisa berjalan normal kembali,” pungkasnya. (Mul)

