Newsdigital.id,(Kota Jambi)-Walikota Jambi H.Syarif Fasha ME memimpin sumpah janji PNS di lingkup pemerintah Kota Jambi yang bertempat di lapangan Diknas Kota Jambi,Senin (14/2).
Acara tersebut juga di hadiri oleh kepala- kepala Dinas seperti kepala Dinas BPSDMD,Sosial,Dukcapil, dan tamu undangan lainnya.
Fasha mengatakan hari ini kami Baru saja pengambilan sumpah PNS Pemerintah Kota Jambi terhadap 185 PNS yang terbagi 137 PNS yang baru selesai CPNS mendapatkan SK PNS, dan kami harus ambil sumpah dan ada 58 PNS yang sudah lama senior dan Malah ada yang 2 tahun lagi pensiun, tetapi harus di ambil sumpah karena itu terkait dengan aturan yang di buat aturan pemerintah yang di wajibkan pengambilan sumpah nya, dan apabila tidak di ambil sumpahnya dan apabila tidak di ambil sumpahnya tidak akan di proses selama karir menjadi PNS, maka tidak akan bisa di proses untuk pengajuan pensiun nya .
Pengambilan sumpah ini kata Fasha merupakan suatu kewajiban bagi para PNS.
Terkait tambahan penghasilan pegawai (TPP),Fasha menjelaskan ke depan nanti kita lagi membuat simulasi terkait dengan pembagian TPP yang nanti tidak hanya flat sifatnya yang berdasarkan golongan atau kepangkatan,akan tetapi bersifat fluktuasi sejalan dengan kinerja yang di lakukan,nanti ada TPP basis,TPP maksimal.
Bagaimana mencapai TPP maksimal ini adalah dengan bekerja dengan maksimal, tidak hanya terkait dengan tupoksi tapi bisa melakukan pekerjaan- pekerjaan lain yang memang dalam satu OPD terkait” jelas fasha.
Contohnya Dinas kesehatan di salah satu bidang kesehatan ternyata tugas dia sudah habis,tapi bisa membantu tugas yang lain sepanjang itu petugas kesehatan jangan sampai petugas kesehatan mengajar ke sekolah itu tidak boleh dan itu di luar bidang dia.
Akan ada perhitungan lebih berdasarkan angka kreditnya,tetapi kalau tidak tercapai angka kreditnya itu nanti maka akan berbeda lagi dan dia akan mendapatkan basisnya tidak terlalu besar,tetapi untuk TPP maksimalnya itu bisa 5 kali lipat nantinya.
Terkait PT Rimba Palma,Fasha mengatakan bahwa ini adalah masalah yang lama dan selalu berulang-ulang.
Saya kata Fasha sudah sampaikan dan instruksikan kepada PTSP,Dinas PU, Dinas lingkungan hidup serta satpol PP dalam Minggu ini harus ada aksi-aksi ke sana karena itu di gunakan jalan kota di gunakan mobil-mobil yang tonasenya berat. Sudah ada perjanjian kepada PT Rimba Palma itu bahwa dia akan membangun dan meningkatkan jalan itu dengan jalan rigit beton,tetapi ternyata hal itu belum di lakukan, maka kalau dia tidak melakukan hal tersebut mohon maaf kami tidak akan mengizinkan lagi kendaraan berat di sana,tetapi sesuaikan dengan tonase kendaraan yang ada yang sesuai dengan kelas jalannya.
Saat di tanya izin perusahaan tersebut, Fasha mengatakan sudah lengkap seperti izin usahanya,AMDALnya sudah ada semua.
