Newsdigital.id,(Kota Jambi)- Hasil dari pengecekan turun lapangan komisi lll bersama sekretaris dan semua anggota komisi lll menindak lanjuti permintaan dari LSM Konami yang pada hari ini (15/2) turun juga ke lapangan bersama OPD terkait,sidak ke Rumah sakit royal prima.
Dari penjelasan humas Rumah sakit royal prima dan Dinas terkait,artinya persoalan yang ada di rumah sakit royal prima ini akan kita sikapi dan kita tindak lanjuti Kata Umar Faruk sebagai ketua komisi lll DPRD kota Jambi.
Sampai saat sekarang pengakuan kesalahan yang ada di Rumah sakit sudah di akui salah satu karyawan Rumah sakit royal prima ini,dan kita minta juga keterangan dari pihak rumah sakit.
Untuk selanjutnya kata Umar Faruk, pihak humas Rumah sakit royal prima harus menindak lanjuti langkah- langkah yang harus di tindak lanjuti apa-apa yang belum.
Hasil dari temuan komisi lll DPRD kota Jambi di Rumah sakit royal prima adakah masalah bangunan akan tetapi masalah perizinan berada di komisi l dan pengalihan drainase yang akan di bangun,dan drainase yang lama akan di alirkan ke drainase yang baru yang dalam tahap pengerjaan yang kita sama-sama lihat ke lapangan tadi ” ungkap Umar.
Sementara itu sekretaris komisi lll DPRD kota Jambi Joni Ismed mengatakan bahwa fakta di lapangan sudah kita lihat ada pengalihan drainase dan ada juga membangun di atas drainase.
Selanjutnya kata Joni ada pengalihan drainase tersebut tidak sesuai dengan standar keputusan Menteri PUPR. Dan menurut saya setelah meninjau ke lapangan,saya mengingatkan kembali untuk menggali drainase ini dan drainase di ulang karena drainase tidak boleh mengecil dan harus besar dan dalam. Maka dari itu kata Joni silahkan pihak Rumah sakit royal prima bertanggung jawab penuh dan Alhamdulillah pihak Rumah sakit akan bertanggung jawab semuanya kata Joni.
Ada 7 RT yang mengalami kebanjiran di daerah hulu kalau tidak drainase di Rumah sakit royal prima ini tidak di perbaiki,dan Alhamdulillah pemuda dan masyarakat di sekitar Rumah sakit royal prima melaporkan ke kami dan kami tindak lanjuti laporan tersebut.
Sementara itu pak Wardoyo sebagai humas Rumah sakit royal prima mengatakan bahwa pembangunan drainase ini sudah 2 tahun yang lalu, dan di laksanakan oleh pemborong, akan tetapi pemborong tersebut tidak selesai-selesai mengerjakannya dan sekarang ini di ambil alih dan di kerjakan lagi.
Untuk temuan sekarang ini kata pak Wardoyo, pihak Rumah sakit mengakui,dan akan kita koordinasikan lagi bagaimana caranya dan kalau drainase ini akan di bongkar habis “ungkapnya .(ar)

