NEWSDIGITAL.ID.Kota Jambi – Rapat dengar pendapat (RDP)antara komisi ll dengan PDAM dan Dinas kebudayaan dan pariwisata (Disbudpar) di laksanakan di gedung DPRD Kota Jambi,jumat 20Januari 2023.
Junaidi Singarimbun ketua komisi ll DPRD Kota Jambi mengatakan rapat hari ini adalah hasil kunjungan komisi ll ke PDAM Benteng. Kita melihat di PDAM Benteng tersebut ada bangunan bersejarah yang di bangun pada 1920 dan di pakai 1928 untuk pengunaan air bersih di kota Jambi dengan kapasitas 7 liter perdetik yang di pakai oleh zaman kolonial untuk pejabat rumah residen.
Hasil kunjungan tersebut,kami melihat bangunan ini sangat bersejarah. Apalagi bahwa di situlah bendera merah putih di Provinsi Jambi pertama kali di kibarkan.
Untuk itu kata Junaidi,hari ini kami mengundang dinas pariwisata untuk berkoordinasi dengan PDAM Tirta mayang,karena itu masuk di aset PDAM dan akan kita jadikan cagar budaya dan di tahun 2024,sehingga nanti bisa bersinergi dengan PDAM Tirta Mayang walaupun nanti sudah jadi cagar budaya,tetapi tetap bisa beraktifitas di situ “ujar Junaidi.
” Poin yang di bahas dalam rapat tersebut juga mengenai tower di Jelutung. Tower tersebut kata Junaidi akan juga di jadikan cagar budaya dan akan di persiapkan oleh PDAM Tirta Mayang untuk di jadikan tempat-tempat wisata maupun lainnya.
Kita berharap umur dari tower Jelutung itu masih 48 tahun dan tahun lagi sudah bisa di tetapkan jadi cagar budaya,sehingga nanti di PDAM Tirta Mayang ada situs-situs bersejarah yang nanti bisa sudah menjadi tugas pemerintah pusat dalam untuk pelestariannya. Sehingga nanti tidak ada beban di PDAM Tirta Mayang karena di lihat sekarang oleh masyarakat bangunan water tower di benteng punya PDAM tapi sebenarnya kalau PDAM mau merehabnya ataupun merubahnya itu bukan bagian dari PDAM karena PDAM adalah khusus untuk pelayanan masyarakat.
Di tambahkan Junaidi nanti kalau memang sudah menjadi cagar budaya akan menjadi tugas pemerintah pusat untuk pelestariannya “pungkasnya. (Ar)

