Newsdigital.id.(Jambi)- Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Hesti Haris, SE membuka acara peringatan hari batik nasional dengan tema “kita dan batik Jambi” sekaligus launching buku sejarah dan filosofi motif batik Jambi. Bertempat di auditorium rumah dinas gubernur Jambi, Sabtu (09/10).
Dalam sambutannya dikatakan, perkembangan batik di Jambi dari masa ke masa sangatlah menggembirakan dan sampai saat ini sudah terdapat 338 pengusaha batik yang tersebar di kabuapten dan kota dalam Provinsi Jambi. Masing-masing dengan ciri khas motif dan warna sesuai dengan kearifan lokal yang mencerminkan budaya dan potensi daerah masing-masing.
Sebagai contoh motif angso duo yang mengandung sejarah awal mula Kota Jambi dan motif rumah tuo di Kabupaten Merangin merupakan rumah bersejarah dengan adat budaya yang sangat kental bagi penduduk sekitar.
“Begitu juga di kabupaten dan kota lainnya. Secara umum batik Jambi tidaklah sekedar kain bermotif tetapi mengandung makna dan filosopi yang diwarnai dengan khas.”
Banyak ditemukan kain kuno berwarna merah, merah marun, hitam, biru tua, dan kuning dengan pewarna alam sebagai bukti sejarah batik jambi. Hingga muncullah ide dari penulis dan menerbitkan buku sejarah dan filosofi motif batik Jambi.
” Diharapkan ada semangat dan energi dari pembatik yang bisa membuat kemajuan batik Jambi. Sehingga bangga kalau melihat orang memakai batik Jambi” katanya. (Man)

