Newsdigital.id,(Kota Jambi) – Komisi 4 DPRD Kota Jambi yang di ketuai oleh Jefri Zen beserta anggota antara lain Kemas Farid Alfarely, beserta anggota lainnya turun lapangan ke Rumah sakit Abdul Manap Kota Jambi, Jumat (27/5).
Jefri Zen sebagai ketua komisi 4 mengatakan bahwa komisi 4 DPRD kota Jambi mendapatkan informasi dari masyarakat,bahwa ruang operasi dari Rumah sakit Abdul Manap bocor dan di khawatirkan kegiatan tertunda, oleh karena itu kata Jefri,kami dari komisi 4 langsung turun ke sini dan ternyata setelah kami lihat memang ada bocor tetapi solusinya kan ada bahwa ruangan itu tidak semua bocor dan kalaupun mendadak pasien yang mau dioperasi ada tempat yang telah di siapkan.
“Terkait dengan ruangan yang bocor itu sementara kegiatannya di tunda karena untuk melihat apakah ada pengaruh dari instalasi nya di khawatirkan sedang di perbaiki dan di cek dan hari Senin sudah beroperasi kembali “ujar Jefri.
“Jefri menambahkan bahwa terkait kebocoran yang ada di tingkat atas yang terjadi,untuk tindak-lanjutnya kami serahkan kepada Dirut karena kami hanya menyarankan kalau bisa di tambah atapnya langsung kebawah dan kami serahkan sepenuhnya kepada pimpinan Rumah sakit.
“Untuk pelayanan dan fasilitas kesehatan yang ada di Rumah sakit Abdul Manap,Jefri mengatakan kalau kami lihat sudah cukup baik dan mewadahi,pasien yang ada mereka happy menjalani masa perawatan dan berharap tampilan ke depan mungkin yang perlu di tingkatkan agak cerah sedikit supaya Rumah sakit ini lebih bagus dan menarik “Harap Jefri.
“Sementara itu anggota komisi 4 Kemas Farid Alfarely mengatakan bahwa komisi 4 menindak lanjuti bahwa saat di musim penghujan,ada beberapa ruang operasi di Rumah sakit Abdul Manap ini yang bocor,maka dari itu kami melaksanakan fungsi dan tugas kami sebagai komisi 4 untuk melihat ada dampaknya atau tidak,dan setelah mendengar penjelasan dari Dirut Rumah sakit sudah di sikapi dengan baik, semua di matikan dulu dan insha Allah hari Senin akan di cek secara khusus apakah ini sudah bisa beroperasi ataupun tidak,karena kita ketahui semua peralatan di ruang operasi itu berasal dari dana DAK jadi sangat miris kalau barang ini rusak karena tidak sedikit biaya perlukan hampir 2 sampai 3 miliar untuk rumah operasi.
“Farid juga mengatakan bahwa kita juga berbangga hati karena Rumah sakit Abdul Manap mempunyai teknologi luar biasa karena di setiap ruangan sudah siap dari ruang operasi dan ada HCU dan ruang bersalin juga pokonya tidak mengecewakan lagi dan tinggal infrastruktur nya lagi.
“Faried menambahkan akan mengusulkan juga melalui Komisi III dan Banggar DPRD Kota Jambi, agar kedepannya Untuk RS. Abdul Manaf dengan design yang humanis. dan fokus juga pada atap Plafon dan atap yang bocor. guna memberikan kenyamanan bagi pasien RS.Abdul Manaf ” tandasnya.(ar)

