Newsdigital.id,(Kota jambi) – Tim percepatan masalah Stunting kota Jambi yang di pimpin oleh Wakil Walikota Jambi H.Maulana melakukan rembuk Stunting yang di adakan di Aula kantor Bappeda, Senin (20/6)yang melibatkan semua leading sektor seperti TNI/Polri,Balai POM,Kementrian agama, kesehatan dan dari semua OPD yang berhubungan dengan Stunting.
“Maulana mejelaskan bahwa Stunting ini penyebabnya multi faktorial dan semua terlibat di dalamnya. Oleh karena itu penting kita melakukan rembuk Stunting ini misalnya berkaitan dengan penyediaan bahan pangan yang sehat, ada Dinas ketahanan pangan,Balai POM,berkaitan dengan edukasi,ada puskesmas,Kementrian agama,ada Dinas pendidikan yang berkaitan dengan kawasan pemukiman, memberantas kekumuhan, menyiapkan fasilitas air bersih dan lainnya.
“Program yang intergratif ini harus kita lakukan yang berdasarkan komitmen bersama sudah di tanda tangani, sehingga program bisa jalan dan harapannya Stunting akan turun di kota Jambi,termasuk dari BPPMA mengaktifkan kembali posyandu dan lembaga-lembaga kegiatan masyarakat,untuk memantau dan memonitor Anak-anak kita bahkan akan jauh lebih menyiapkan generasi sebelum perkawinan seperti bimbingan perkawinan dan lainnya.
“Oleh karena itu kata Maulana rembuk Stunting sudah berjalan dengan baik dan di akhiri dengan penanda tanganan komitmen hingga realisasinya program di tahun 2022 dan seterusnya,karena. Ini sudah berbasis data,datanya ada eletronik ada di Dinas kesehatan, di kementrian Agama, mudah-mudahan program penanganan Stunting bisa berjalan dengan baik dan kota Jambi di nobatkan sebagai kota terinovatif di Jambi dalam penanganan Stunting”pungkasnya

