Newsdigital.Id,(Tanjab Timur) – Musibah yang terjadi beberapa bulan lalu terkait ambruknya jalan Seroja yang berada di Rt 07 Kelurahan Mendahara Ilir Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjab Timur warga tersebut berharap secepatnya ada solusi dari pemerintah paling tidak perbaikan jalan tanggap darurat, Jumat ( 11/6/2022).
Iwan salah seorang warga setempat yang juga korban longsor mengatakan, dengan ambruknya jalan jerambah beton saat ini, aktivitas warga terpaksa menempuh jalan alternatif untuk dilalui, sedangkan sebagian pemukiman rumah warga tersebut juga ikut menjadi korban tanah longsor beruntung saja saat kejadian tidak terjadi korban jiwa,” kata Iwan.
“Namun dalam hal ini, usaha yang sehari hari hanya mengandalkan depot obat untuk sementara ini terpaksa kita tutup disebabkan dengan kondisi masih dalam pembenaan, tentunya yang kita harapkan dari pemerintah ya paling tidak dilakukan perbaikan tanggap darurat, mas lihat saja sendiri, kondisi pemukiman rumah warga saat ini sangat miris,” terangnya.
Pelaksana Tugas Lurah Kelurahan Mendahara Ilir, Samasuddin saat disambangi awak media ini mengatakan, bahwa dengan adanya kejadian musibah mengakibatkan longsornya bangunan jalan jerambah beton hingga pemukiman rumah warga tersebut dari pihak pemerintah kelurahan, telah melakukan kordinasi baik dari pemerintah kecamatan hingga pemerintah kabupatan. Tentunya dalam hal ini pemerintah melalui Dinas Perkim akan melakukan upaya perbaikan jalan tanggap darurat sementara,” sebut Samasuddin.
Saat ditanya, sejauh mana perbaikan yang akan dilakukan oleh pemerintah, apakah nantinya tetap dilakukan pembangunan dilokasi longsor atau sebaliknya dilakukan ke jalan alternatif lainya, ” ungkap Samasuddin selaku Pltu Lurah saat ini sudah ada solusi yang kita upayakan jalan tanggap darurat, yaitu menguhubngkan jalan gang buntu untuk dilakukan penyambungan jalan ke jalan seroja ujung sepanjang 60 meter.
” Bahkan dari Dinas Perkim beberapa waktu lalu telah melihat kondisi penyambungan jalan yang nantinya akan dilakukan perbaikan jalan tanggap darurat, ya kita berharap secepatnya ini dilakukan karena menyangkut aktivitas lalu lalang warga tersebut,” pungkasnya (Mulyadi.)

