• Box Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
Rabu, Oktober 7, 2026 23:55
  • Login
News Digital
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • SELEBRITIS
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
News Digital
No Result
View All Result
  • Populer
  • Terkini
  • Hukrim
  • Nasional
  • Selebritis
  • Olahraga
  • Advertorial
 
Home Uncategorized

Diduga Diusir Oleh Oknum Kades, Bapak ini Bingung Mau Pindah Kemana

5 tahun ago
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Newsdigital.id,(Pelalawan-Riau)-nformasi yang diterima awak media ini dari penuturan Hendra Tampubolon saat ditemui di kediamannya, jalur IV Desa Harapan jaya kecamatan Pangkalan Kuras Pelalawan-Riau pada selasa 18/03-2022.

Niat Jabari berambisi usir warganya tersebut setelah sebelumnya Hendra diduga melakukan pencurian buah kelapa sawit seberat 280 kg pada 17 Januari 2022 lalu.

Akibat kasus dugaan pencurian buah kelapa sawit tersebut, pada 19/01/2022 jabari didampingi ketua BPD dan anggota BPD memanggil Hendra ke kantor Desa Harapan Jaya untuk dimintai keterangan.

Dihadapan kepala Desa Hendra mengakui perbuatannya telah melakukan perbuatannya melakukan pencurian buah kelapa sawit. Hendra menyadari dan menyesali perbuatannya dan bersedia untuk menjalani sesuai hukum yang berlaku.

Namun oleh Kepala Desa, hanya memberikan dua pilihan, diarak keliling kampung atau Hendra dan seluruh keluarganya pindah dan keluar dari Desa Harapan Jaya.

Merasa didesak dan dalam tekanan, akhirnya Hendra bersedia untuk memilih pindah keluar dari Desa Harapan Jaya. ” Karena saya sudah pusing didesak terus, padahal saya sudah minta untuk diperoses sesuai hukum dan saya bersedia menerima hukuman sesuai hukum yang berlaku, namun mereka ( kepala Desa) hanya menyuruh saya memilih diarak keliling kampung atau disuruh pindah tidak boleh tinggal di Desa Harapan Jaya”, jelas Hendra.

Lanjut Hendra menceritakan kepada wartawan kronologi kejadian sampai dirinya dipanggil ke kantor Desa. “Sebenarnya bang, kalau saya menyangkal bisanya, karena tidak ada barang buktinya saya mencuri”, ujarnya.

Tapi karena sebelumnya saya sudah disuruh toke/ penampung buah ( lasimin yang beralamat di desa Meranti) menyuruh aku untuk mengakui saja, “tidak apa-apa itu, akui sajalah, aku juga sudah akui kok, tidak apa-apa itu”, ucap Hendra menirukan ucapan toke tersebut.

“Yang membuat saya heran mengapa kepala Desa begitu kelihatan bencinya sama aku, waktu di Desa itu dia marah-marah, memaki aku, bahkan dia bilang, urusan kau sama aku belum selesai”, itu katanya.

“Karena saya menyadari sebagai manusia yang tidak luput dari khilaf, saya datang ke rumah kepala Desa, meminta maaf dan sampai berlutut dikakinya, namun kades menepis, dan bilang tidak ada urusan dengan kau, kita bicara dikantor saja”, itulah kata Kades.

Aku datang kerumahnya meminta maaf, karena katanya selesai masalah ini pun masih belum selesai urusan kita katanya. Apakah karena dia anggap aku bukan pendukungnya dalam Pilkades kemarin, Aku tidak tahu lah bang.

“Padahal ada juga disini ketahuan mencuri brondolan dan TBS tidak adanya hukuman seperti aku ini, mengapa Kades ini sikapnya seperti itu sama aku”, terang pria paruh baya ini bertanya-tanya.

Bahkan kami juga sudah disuruh pindah dari rumah ini oleh pemilik rumah, “katanya disuruh kepala Desa supaya Aku, anak dan istri ku pindah dari rumah yang kami kontrak sekarang ini.

” Aku bingung sekarang ini, mau pindah anak-anak ku bagaimana? Anak-anak masih sekolah, ada yang SMK, sekolah di Mts juga yang masih TK, bingung juga mau pindah kemana, uang juga darimana, sudah hampir dua bulan kerja tidak lancar lagi”, ucap buruh panen ini, dengan wajah yang berkaca-kaca.

Mendapatkan informasi tersebut, Tim awak media mencoba menyambangi kantor Desa Harapan Jaya untuk meminta informasi. Namun Kepala Desa Harapan Jaya, H. Jabari, S.H sedang tidak ada ditempat. Dihubungi lewat ponselnya, Jabari sedang diluar kantor.

” Saya sedang di Sorek, kemungkinan sore paling bisa pulang”, ucap jabari menjawab wartawan yang hendak bertemu untuk konfirmasi.

Wartawan yang menunggu sampai sore hari dan menelepon kembali, Jabari tidak mau menjawab panggilan ponselnya.
Kembali di konfirmasi lewat surat elektronik untuk meminta jawaban, sampai berita ini dilansir tidak ada tanggapan dari Jabari. S.H.

**(victor sinaga)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Sekda Muaro Jambi Hadiri Rakor Pembagunan Jalan Khusus Batubara

    Sekda Muaro Jambi Hadiri Rakor Pembagunan Jalan Khusus Batubara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Maulana Sambangi Korban Kebakaran di Kelurahan The Hok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ” Adu Kambing” Dua Kendaraan Ringsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konferensi XV PWI Riau, Akomodasi Hotel dan Konsumsi Peserta Disiapkan Panitia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang Seorang Mursida Camat Pasar Kota Jambi Yang Fenomenal Yang Akan Memasuki Purna Bhakti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Copyright © 2022 NewsDigital.ID, Developed by Arman IT

Navigate Site

  • Box Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • PROVINSI JAMBI
    • KOTA JAMBI
    • BATANGHARI
    • KERINCI
    • BUNGO
    • SAROLANGUN
    • MERANGIN
    • TEBO
    • MUAROJAMBI
    • MUARO BULIAN
    • SUNGAI PENUH
    • TANJABBAR
    • TANJABTIM
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SELEBRITIS
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL

Copyright © 2022 NewsDigital.ID, Developed by Arman IT

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In