• Box Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
Rabu, Oktober 7, 2026 22:30
  • Login
News Digital
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • SELEBRITIS
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
News Digital
No Result
View All Result
  • Populer
  • Terkini
  • Hukrim
  • Nasional
  • Selebritis
  • Olahraga
  • Advertorial
 
Home EKONOMI

Emosi Vs Logika: Cara Tetap Tenang Saat IHSG Bergejolak

1 tahun ago
Awal Tahun 2025 Investor Pasar Modal Lampaui 15 Juta
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

NEWSDIGITAL.ID.Jakarta – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah dibuka kembali setelah libur panjang Idul Fitri 28 Maret hingga 7 April 2025. Selama libur Hari Raya, pasar global sudah mengalami gejolak signifikan akibat kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan respons balasan dari Tiongkok.

Seperti yang diperkirakan oleh para pelaku pasar modal, situasi yang sama terjadi pada saat perdagangan di BEI dibuka kembali pada Selasa, 8 April 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat turun 9,19% dan menyentuh level 5.912,06. Sebelum libur Idul Fitri 2025, pada Kamis, 27 Maret 2025, IHSG ditutup menguat 0,59% ke level 6.510,62. Penurunan yang terjadi pada hari pertama pasca libur Idul Fitri membuat BEI mengambil langkah untuk melakukan trading halt atau penghentian sementara perdagangan.

Gejolak ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal seperti kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat terhadap sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia, serta depresiasi nilai tukar Rupiah yang menembus sempat menyentuh angka psikologis Rp17.000 per dolar AS di pasar luar negeri. Di tengah kondisi pasar yang bergejolak ini, kunci utama bagi investor adalah tetap tenang dan tidak mengambil keputusan emosional.

Perlu diingat, tujuan investasi di pasar modal adalah jangka panjang. Pasar saham memang naik-turun dan itu normal. Gejolak harian bukan alasan untuk mengubah tujuan investasi jangka panjang. Apalagi jika memang tujuan investasinya adalah untuk dana pensiun 10-20 tahun lagi, maka penurunan saat ini tidak akan berdampak signifikan dalam jangka panjang.

Jangan pernah mengambil keputusan spontan yang didasari oleh kepanikan di tengah gejolak harga saham. Panik adalah musuh terbesar investor. Sebaliknya, pertimbangkan untuk menahan, mengevaluasi, atau bahkan menambah investasi. Memahami behavioral finance, yaitu studi tentang bagaimana psikologi memengaruhi keputusan keuangan, menjadi krusial dan dapat membantu investor mengembangkan strategi investasi yang lebih baik.

Mengapa emosi bisa mengalahkan logika dalam investasi? Sebagai manusia, keputusan kita sering dipengaruhi oleh emosi. Dalam konteks investasi, beberapa bias psikologis yang umum terjadi meliputi, pertama, Fear of Missing Out (FOMO). Ketika melihat IHSG naik, investor mungkin merasa takut ketinggalan dan tergesa-gesa membeli saham tanpa analisis mendalam.​ Kedua, Loss Aversion, yaitu, kecenderungan untuk lebih merasakan sakit akibat kerugian dibandingkan kebahagiaan dari keuntungan yang setara, mendorong investor untuk menjual saham saat harga turun guna menghindari kerugian lebih lanjut.​

Ketiga, overconfidence, yaitu rasa percaya diri berlebihan yang dapat membuat investor meremehkan risiko dan membuat keputusan investasi yang kurang bijaksana.​ Keempat, herd mentality, yaitu mengikuti tindakan mayoritas tanpa pertimbangan pribadi, seperti menjual saham karena banyak orang lain melakukannya, meskipun mungkin tidak sesuai dengan strategi investasi individu.​

Saat pasar turun, banyak saham yang memiliki fundamental bagus diperdagangkan dengan harga lebih rendah dari nilai wajarnya. Ini bisa menjadi peluang emas bagi investor jangka panjang untuk mengoleksi aset berkualitas dengan harga rendah. Pastikan portofolio investor terdiversifikasi. Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang, kombinasikan saham, obligasi, atau reksa dana.

Jika merasa khawatir atau bingung, konsultasikan dengan perencana keuangan yang bisa membantu mengevaluasi portofolio dan membuat strategi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi setiap investor. Tenang bukan berarti pasrah. Justru saat pasar bergejolak, ini saatnya mengevaluasi strategi investasi para investor. Apakah masih sesuai dengan tujuan? Apakah ada peluang yang bisa dimanfaatkan? Jadikan ini momen refleksi, bukan reaksi spontan.

Di tengah situasi pasar modal yang selalu bergerak dalam siklus naik, turun, lalu naik lagi. Investor sukses bukan yang selalu untung, tapi yang tetap tenang dan konsisten saat gejolak datang. Sejarah menunjukkan bahwa investor yang mampu mengendalikan emosi dan tetap berpegang pada strategi investasi jangka panjang cenderung mencapai hasil yang lebih baik. Misalnya, selama krisis keuangan global 2008 dan Pandemi COVID-19 pada 2020, pasar mengalami penurunan tajam, tetapi kemudian pulih dan mencapai level tertinggi baru. Investor yang tidak panik dan konsisten dengan strategi investasi mereka selama periode tersebut akhirnya memperoleh keuntungan dari pemulihan pasar.​

Mengelola emosi dalam investasi adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap investor. Dengan memahami bagaimana psikologi memengaruhi keputusan keuangan dan menerapkan strategi untuk mengendalikan respons emosional, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih rasional dan menghindari jebakan panic selling. Ingatlah bahwa volatilitas pasar adalah hal yang wajar, dan pendekatan yang tenang dengan bekal informasi yang cukup akan membantu Anda mencapai tujuan investasi jangka panjang. *** TIM BEI

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Sekda Muaro Jambi Hadiri Rakor Pembagunan Jalan Khusus Batubara

    Sekda Muaro Jambi Hadiri Rakor Pembagunan Jalan Khusus Batubara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Maulana Sambangi Korban Kebakaran di Kelurahan The Hok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ” Adu Kambing” Dua Kendaraan Ringsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Maut Truck VS Minibus 4 Orang Tewas di Tempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MTQ Kecamatan Kotabaru Resmi Di Buka Oleh Wakil Walikota Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Copyright © 2022 NewsDigital.ID, Developed by Arman IT

Navigate Site

  • Box Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • PROVINSI JAMBI
    • KOTA JAMBI
    • BATANGHARI
    • KERINCI
    • BUNGO
    • SAROLANGUN
    • MERANGIN
    • TEBO
    • MUAROJAMBI
    • MUARO BULIAN
    • SUNGAI PENUH
    • TANJABBAR
    • TANJABTIM
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SELEBRITIS
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL

Copyright © 2022 NewsDigital.ID, Developed by Arman IT

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In