NEWSDIGITAL.ID,Sabak – Mekanisme penyaluran LPG bersubsidi tabung 3 kilogram oleh Pertamina malah menimbulkan kebingungan dikalangan masyarakat, yang berada di Kelurahan Pandan Lagan Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjabtim terkait penggunaan aplikasi ” my Pertamina merchant apps” ini penjelasan Kadis Perindag.
Kadis Perindag Muhammad Awaludin, ketika dikonfirmasi mengatakan, pada tahun 2021 lalu penyaluran LPG 3 kilo bersubsidi diatur oleh pemerintah daerah melalui pangkalan yang berada di masing – masing kecamatan dengan ketentuan harga Het yang sudah diatur oleh pemerintah tersebut.
“Namun sebaliknya penerapan mekanisme terkait penggunaan aplikasi my Pertamina merchant apps ini, seharusnya disosialisasikan terlebih dahulu agar masyarakat tersebut tidak merasa kebingungan,” terang Awaludin Jumat (21/7/2023).
Selain itu untuk penambahan kota pangkalan ditahun 2023 ini sudah dibatasi, mekanismenya kini diatur oleh pihak provinsi, begitu juga sebaliknya soal harga Het dipangkalan saat melakukan penyaluran kepada konsumen pada dasarnya pangkalan tersebut menjual ada yang berpariasi tergantung jarak dan tempuhnya.
“Dari hasil data yang kita ketahui ada 48 desa dengan masing – masing pangkalan LPG 3 kilo yang sudah mereka salurkan seperti di Kecamatan Sadu dengan harga Het Rp 28 ribu begitu juga di Kecamatan Mendahara yang hanya menjual dengan harga Rp 22 ribu tentunya dengan mengacu harga Het pada tahun 2021 mengalami perubahan,” ujarnya (Mul).


