Newsdigital.id,(Kota Jambi)-Tahun 2020-2021 masa pandemi,banyak kegiatan mengumpulkan masyarakat terhenti. Oleh karena itu di tahun 2022 ini akan di susun kembali program tersebut.
Hal tersebut di katakan Wakil Walikota Jambi Dr.dr.H.Maulana MKM saat membuka acara sekaligus menjadi Nara sumber pada kegiatan yang di inisiasi oleh Dinas penduduk pengendalian keluarga berencana (DPPKB),Senin (31/1))di ruang pola kantor Walikota dan di dampingi oleh Kepala Dinas PPKB,Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jambi.
Maulana mengatakan hari ini kami mengumpulkan semua elemen yang berperan di kampung KB, yaitu Pokja, plkb pembina,Lurah,Camat,kita mempunyai 12 kampung KB yaitu penguatan untuk kampung KB ini bisa aktif di tahun 2022.
Program yang akan di susun seperti penguatan kesejahteraan keluarga, keluarga berencana,pengendalian penduduk dan termasuk program penanggulangan stunting menjadi prioritas.
Maulana berharap semua kampung KB ini bersemangat kembali dan aktif lagi, dan hari ini di berikan apresiasi melalui Dinas PPKB penghargaan kepada PPKB yang membuat program terbaik, pelaksanaan nya bagus, komunikasi baik dan lainnya.
Terkait Anak jalanan yang semakin marak di Kota Jambi,Maulana mengatakan bahwa Dinas sosial terus berupaya melakukan pembinaan anak- anak jalanan yang menganggu seperti orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), manusia silver di tangkap dan di bina, tetapi muncul lagi maka perlu kita tekankan untuk masyarakatnya dan pemberinya akan di berikan sangsi.
Kalau mau beramal ke lembaga amal yang sah yang bisa di pertanggung jawabkan sehingga mereka akan hilang sendirinya karena tidak ada pendapatan. Karena rasa haru kita yang memberi akhirnya pendapatan mereka tinggi melebihi dari buruh maka malas bekerja “ungkap Maulana.
Maulana menambahkan perwal no.29 akan di review secara bersama-sama, kalau memang perlu penguatan termasuk sangsi yang memberi terlalu ringan akan ditingkatkan lagi “pungkasnya . (ar)

