Newsdigital.id.(Tanjab Timur) – Tak menyangka salah seorang warga yang berada di Parit Rokah Dusun Barokah Desa Bhakti Idaman Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjab Timur terlihat kelelahan saat melakukan aktivitas dikebun malah meminum minyak bensin yang dikira air galong warga tersebut nyaris tewas, Senin (18/1).
Kepala Dusun Barokah Darusalam saat dikonfermasi Newsdigital.id mengatakan, sekitar pukul 8.30 Wib mendapatkan laporan dari warga bahwa ada kejadian salah seorang bernama Santoso merupakan warga parit Rokah nyaris tewas, gara gara meminum minyak bensin yang di kira air galong berisi air putih,seketika itu juga korban langsung mendadak mual,” kata Darusalam.
” Menurutnya korban saat ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Provinsi Jambi dengan tujuan agar tidak terjadi hal hal yang kita inginkan paling tidak dari penyebab kejadian bisa ditangani oleh pihak medis,” terangnya.
Terpisah Kapolsek Kecamatan Mendahara, Iptu, Rahmat Damaiandi.SH melalui Bhabinkamtibmas Desa Merbau Abdul Hadi saat disambangi Newsdigital, membenarkan bahwa di Dusun Barokah Desa Bhakti Idaman memang sedang terjadi kejadian salah seorang warga bernama Santoso, tentunya dengan kronologis kejadian tersebut dua galon secara bersamaan berdekatan yang satu berisi minyak bensin dan satu lagi berisi air putih, tanpa disadari mengambil galong berisi bensin dan langsung meminumnya, seketika itu juga korban mengalami pusing dan mual,” ungkap Abdul Hadi.
” Dari informasi yang kita terima korban saat ini sedang dilarikan kerumah sakit umum Provinsi Jambi untuk dilakukan pertolongan, biar bagaimanapun dalam kejadian tersebut untuk tetap waspada walaupun kondisi kita dalam keadaan kelelahan,” imbuhnya.
Sementara Kepala Desa Bhakti Idaman Soroso mengatakan, bahwa salah seorang warga saya pada dasarnya mengalami musibah, yaitu nyaris menjadi korban gara gara meminum minyak bensin yang dikira air galong, beruntung saja cepat dilakukan penanganan,.sehingga kondisi korban yang kita ketahui saat ini sudah sedikit perubahan, tinggal pemulihan saja oleh pihak medis,” pungkasnya. (Mul)

