NEWSDIGITAL.ID, Merangin-lagi lagi Aktivitas PETI Pertambangan Emas Tanpa Izin Milik Incim yang di rental oleh Arun Cs masih mengeruk pundi-pundi Emas di Desa Pulua Terbakar Kecamatan Tabir Barat.
Sebelumnya media pernah memberitaka excavator merk SANY milik Incim yang ada di desa Pulau baru beberapa hari yang lalu.
Namun kali ini excavator milik Incim yang di rental oleh Arun Cs masih bermain lagi di Desa Pulau Terbakar,kecamatan Tabir Barat.
Ntah mengapa excavator milik Incim yang di rental oleh Arun Cs masih berani bermain di Desa Pulau Terbakar ntah siapa yang membekingi nya sehingga alat excavator tersebut terlalu bebas se akan- akan pemilik excavator atas nama Incim yang di rental oleh Arun Cs,kebal Hukum.
Media mencoba mendatangi kelokasi Aktivitas PETI tersebut yang sedang bermain bebas dan mengambil Pundi- Pundi emas di Desa Pulau Terbakar tepat di sebrang sungai Tabir.
Media mencoba mencari informasi tentang kepemilikan excavator yang sedang bekerja di sebrang, media menanyakan kepada salah satu yang merental alat Incim itu tersebut.
Media langsung mendatangi ke rumah orang yang merental excavator atas nama Incim lalu media menanyaka kepadanya.
Bang siapa yang punya alat excavator yang ada di sebrang itu,tanya media kepada orang yang merental tersebut,oh yang punya alat itu Incim bang,ungkap perental.
Media menanyakan lagi udah berapa lama alat excavator itu kerjo disini bg,tanya media,perental pun menjawab kurang lebih satu bulan bang,macam Mano sistim bang merental alat itu,ngambil per jam atau perbulan,tanya media, perbulan bang,berapo sebulan bang,kurang lebih sekitar 140 juta bang,ungkapnya.
Tambahnya yang merental alat itu bukan Sayo dewe bang,terus siapo kawan Abang merental itu,oh kawan Sayo merental itu Arun tinggal nyo Dusun Baru kibul bang,kalau ada tamu langsung Bae ngadap Dio,siapo pun yg datang langsung dengan Dio.
Media mencoba menghubungi pemilik excavator yang di bilang oleh si perental tersebut atas nama Incim melaluai pesan WhatsApp,yuk Mawan mau konfirmasi tentang alat excavator SUMITOMO yang bekerja di Desa Pulau terbakar,informasi nyo alat itu punyo ayuk.
Namun pesan WhatsApp tersebut di abaikan dan tidak ada balasan nya dari pemilik alat excavator yang di bilang si perantal tersebut.
Setelah perental memberi petunjuk lalu media langsung mencari rumah atas nama Arun,sesampai di rumah nya.
Bang, yang namanya Arun tanya media dengan lembut,lalu perental atas nama Arun pun menjawab iyo,apo hal ado masalah dengan nada yang tinggi,lalu Arun pun mengatakan kan bahwa dia dulu pernah juga menjadi media,kurang lebih 2 bulan,Karno Sayo dak sanggup berulang dari mudik Karno jauh,mangko Sayo usaho bermain alat excavator.ungkap Arun kepada media Neswdigital.pada hari selasa(07/09/22).
salah satu warga yang enggan di catum kan namanya mengatakan kepada media,kami meminta kepada pihak penegak hukum khususnya Kapolres Merangin agar segera mengaman kan excavator yang sedang bekerja di mudik jembatan di Desa Pulau terbakar baik yang punya alat dan yang merental tersebut,(Mawan)

