Newsdigital.id.(Tanjab Timur) – Ditengah pandemi virus Corona (Covid 19) yang terjadi saat ini. Pemerintah pusat dalam hal ini, tetap berupaya melakukan penyaluran bantuan seperti PKH,BPNT, BST hingga bantuan lainya melalui Kementrian Sosial. Sabtu (17/1) sebanyak 383 Kepala Keluarga (KK red) yang berada di Kelurahan Mendahara Ilir Kecamatan Mendahara terima Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk tahap 10.
Camat Mendahara Amri Juhardy, S.Ip melalui Kasi Kessos Dewi Kris.SE saat disambangi Newsdigital.id mengatakan untuk penyaluran bantuan sosial tunai (BST) yang ada saat ini, terkait warga yang menerima bantuan tetap mengacu pada data dan nama yang ada di NIK KTP mereka masing masing. Apalagi mekanisme penyalurannya tersebut sesuai protokol kesehatan,” kata Dewi kepada awak media.

Saat ditanya, berapa besar jumlah keseluruan warga yang menerima BST dari 8 desa dan 1 kelurahan khususnya di wilayah Kecamatan Mendahara sejak tahap 1 hingga tahap sekarang.Apakah ada penambahan data atau sebaliknya ada pengurangan, disamping itu untuk per KK uang yang mereka terima jumlah dominalnya berapa,” sebut Dewi menjelaskan dari hasil pendataan yang kita ketahui melalui Dinas Sosial Kabupaten Tanjab Timur untuk nama nama yang menerima bantuan, kemungkinan besar sudah dilakukan pengurangan, sebagian lagi dialihkan kebantuan lainya, seperti bantuan BPNT atau jenis bantuan lainya, sedangkan dominal yang mereka masih berkisar Rp 300 ribu.
” Dari data yang kita ketahui saat ini, sejak bantuan penyaluran tahap I berjumlah 679 hingga data penyaluran di tahap 10 mengalami pengurangan menjadi 383 orang dari 8 desa dan 1 kelurahan, sebab dari pengurangan data tersebut sebagian nama nama yang bersangkutan dialihkan kebantuan lainya,” jelasnya.
Ardi salah seorang staf Lurah Kelurahan Mendahara Ilir menjelaskan terkait data dan nama warga yang menerima bantuan BST pada dasarnya memang ada pengurangan dari jumlah warga yang menerima sebelumnya berjumlah 160 orang, tapi kini tinggal 70 orang disebabkan sebagian nama penerima bantuan lainnya dialihkan ke bantuan lainnya, arti kata dalam penyaluran BST hari ini tetap berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Sementara Menejer Kantor Pos Provinsi Jambi Alfian membenarkan, bahwa untuk penyaluran BST untuk masing masing penerima sebesar Rp 300 ribu dari sebelumnya Rp 600 ribu, dan dalam penyaluran yang kita lakukan tanpa ada potongan, sedangkan penerima dikata gorikan benar benar terdata sesuai no NIK KTP dan KK mereka masing masing, alhamdulillah dalam penyaluran tersebut tetap mengacu pada protokol kesehatan yang ada,” pungkasnya. (mul)

