Newsdigital.id. (Tanjab Timur) – Ditengah pandemi virus Corona (Covid 19) yang terjadi saat ini, menjadi perhatian serius pemerintah daerah terutama dengan adanya dilakukan pemberian vaksin kepada masyarakat Minggu, (10/1) Sikap tegas Bupati Kabupaten Tanjab Timur, H, Romi Hariyanto, SE akan menjadi orang pertama di vaksin.
Diperkirakan, Kamis 14 Januari 2021, Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto bersama Wabup Tanjab Timur, Robby Nahliyansyah, Kapolres Tanjab Timur, Kajari hingga unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) siap untuk di vaksin.
” Demi masyarakat saya siap menjadi orang pertama di vaksin. Sebagai pemimpin saya harus memberi contoh kepada yang lain, mudah mudahan kita semua terbebas dari pandemi Covid 19 yang terjadi saat ini,” kata Romi.
Untuk vaksinasi ungkap Romi, akan dilakukan secara bertahap, yaitu tahap satu total yang akan di vaksin khususnya di wilayah Kabupaten Tanjab Timur berkisar 626 orang. Sedangkan rinciannya, untuk 10 Forkopimda dan 531 untuk tenaga medis, sisanya sebanyak 85 vaksin untuk petugas vaksinator hingga yang lainnya,”terangnya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Timur, Ernawati, saat dikonfermasi Newsdigital.id membenarkan untuk tahap awal diperkirakan 626 vaksin yang akan di kirim dari Pemprov Jambi, sedangkan untuk petugas medis diutus dalam mengikuti pelatihan pemberian vaksin sebagai vaksinator,” ujar Ernawati kepada wartawan Newsdigital.id.
Tidak menutup kemungkinan pelatihan tersebut dijadwalkan selama tiga hari terhitung tanggal 11 hingga 13 Januari 2021, ” untuk tahap awal memang hanya 626 vaksin sedangkan kebutuhan kita untuk tenaga medis totalnya sekitar 1.406 orang, yang dalam hal ini masih sangat kurang,” tukasnya.
Menyangkut kekurangan vaksin, lanjut Ernawati menambahkan akan dilakukan secara bertahap, yang nantinya pemberian vaksin sendiri harus dilakukan dua kali bagi setiap penerima. “Vaksinnya kan harus dua kali setelah empat belas hari, kekurangan yang mutlak harus dipenuhi minimal 626 vaksin lagi, terkait untuk gelombang berikutnya sebagai penerima lainnya sebanyak 626 sangat tergantung pada pasokan vaksin untuk tahap berikutnya,” jelasnya. (Mul)

