Newsdigital.id.(Tanjab Timur) – Sebanyak 204 Vial Dosis Vaksin Sinovac Covid 19 telah dilakukan serah terima dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Timur untuk Puskesmas Kecamatan Mendahara mendapatkan pengawalan ketat oleh petugas kepolisian Polsek Kecamatan Mendahara dengan tujuan Vaksin tersebut tetap aman dan kondusif saat tiba ditempat, Senin (1/2).
Pelaksana Tugas Puskesmas Kecamatan Mendahara (Kapus red) Nasrul Diman, saat disambangi Newsdigital.id diruang kerjanya mengatakan, Vaksin Bermerek Sinovac yang ada saat ini, berjumlah 204 yang nantinya akan dibagi dua, yaitu untuk Puskesmas Kecamatan Mendahara sebanyak 152 Vaksin, sedangkan di Puskesmas Desa Pangkal Duri sebanyak 52 Vaksin, dan kini masih dalam pengawasan pihak kepolisian,” kata Nasrul kepada awak media ini.
” Dari jenis Vaksin Sinovac dengan kemasan botol kecil tersebut masih dalam kondisi tersegel yang nantinya akan kita lakukan uji coba penyuntikan,terlebih dahuluh oleh petugas medis yang di Puskesmas ini diperkirakan acaranya besok,” ujarnya.
Saat ditanya, bagaimana reaksi Vaksin Sinovac ketika disuntikkan kesalah seorang pasien, apakah menimbulkan gejala seperti mual, gatal atau jenis efek lainnya, sebut Nasrul menjelaskan berdasarkan pengalaman seseorang yang sudah dilakukan penyuntikan beberapa waktu lalu.
Menyangkut efek dari Vaksin Sinovac tersebut, sedikit terasa ngantuk, dan perut terasa lapar, kemudian lagi bekas dari suntikan menimbulkan gejala gatal dan kondisi pasien sedikit mengalami meriang,artinya virus yang disuntikkan ketubuh seseorang telah bekerja, paling lama satu hari reaksi dari Vaksin sudah kembali normal,” ungkapnya.

” Yang jelas dalam pelaksanaan uji coba penyuntikan Vaksin Sinovac di perkirakan pukul.9.30 Wib tepatnya di Puskesmas ini, mudah – mudahan dalam pelaksanaan kegiatan nantinya dapat berjalan aman dan kondusif,” terangnya.
Kapolsek Kecamatan Mendahara, Iptu, Rahmat Damaiandi.SH melalui Kanit Intel Polsek Mendahara, Aiptu, M, Nur membenarkan, bahwa Vaksin Sinovac yang ada saat ini kondisinya masih dalam keadaan tersegel, dan menjadi pengawalan ketat oleh petugas kepolisian, bahkan sebaliknya Vaksin tersebut telah diamankan digudang dan tidak satupun petugas yang boleh mendekatinya, terkecuali pada saat akan digunakan,” tegasnya.
” Untuk jumlah Vaksin Sinovac yang berada di Puskesmas saat ini, berjumlah 204 dibagi menjadi dua, yaitu 152 Vaksin untuk Puskesmas Mendahara, sedangkan 52 Vaksin untuk Puskesmas Desa Pangkal Duri, kondisi pengirimannya juga dilakukan pengawalan ketat oleh petugas kepolisian dengan tujuan Vaksin tersebut aman dan kondusif saat sampai ketujuan,” pungkasnya. (mul)

