Newsdigital.id (Tanjab Timur) – Bermaksud buang hajat di bantaran sungai, salah seorang warga Rt 17, Sk 8 Desa Caturahayu, Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjab Timur di duga hilang disungai, kronologis kejadian belum diketahui secara jelas. Namun dalam hal ini aksi pencarian masih terus dilakukan, dengan melibatkan, tim Sar, Babinsa, Kepolisian hingga warga setempat, Senin (25/1).
Salah seorang warga setempat Rudi merupakan keluarga korban, saat dikonfermasi awak media ini mengungkapkan, korban bernama Sugiarti sekitar pukul, 6.30 Wib dengan maksud hendak membuang air besar, tepatnya dibelakang rumahnya. Sementara masakan yang dibuatnya terlihat gosong sedangkan Sugiarti tidak kunjung kembali,” kata Rudi kepada awak media ini.
“Menurutnya dari informasi dan beberapa keterangan dari warga tersebut, korban bernama Sugiarti ditangkap buaya tepatnya dibelakang rumahnya. Apalagi akhir – akhir ini memang sering terjadi penampakan buaya,” terangnya.
Sementara Kepala Desa Caturahayu Supriyanto saat dikonfermasi,Newsdigital.id membenarkan salah seorang warganya hilang dibantaran sungai. Hingga sampai saat ini tim Sar, Babinsa dan Kepolisian masih terus melakukan pencarian,” ucap Kades Caturahayu.
Saat ditanya,melalui via henpon Hp gengam seluler, Supriyanto Kepala Desa Caturahayu bahwa telah beredar romur dikalangan warga setempat, apa benar korban bernama Sugiarti ditangkap buaya dan bagaimana kronologis kejadian tersebut.” sebut Kades dalam beberapa minggu ini kejadian aneh yaitu seringnya penampakan buaya dibantaran sungai, tidak menutup kemungkinan untuk kronologis kejadian belum dapat kita simpulkan apakah korban memang benar ditangkap buaya atau ada motif kejadian lainya.
” Yang jelas dari lokasi kejadian tersebut, berupa barang bukti seperti sandal jepit korban terlihat berserakan dibelakang rumahnya,kemudian lagi masakan yang dibuatnya sempat gosong, sedangkan korban belum juga kembali kerumahnya, dengan kejadian ini pemerintah kecamatan hingga aparat kepolisian masih sedang melakukan penyidikan, apakah korban jatuh kesungai atau sebaliknya ditangkap buaya,” jelasnya.
Lebih lanjut Supriyanto juga menjelaskan, dari kejadian tersebut, pencarian terus dilakukan dengan bantuan tim Sar, Babinsa, Kepolisian hingga warga setempat, mudah mudahan korban secepatnya ditemukan,” Pungkasnya. (mul)

