Newsdigital.id,(Kota Jambi)-Bertempat di Sekolah Kanaan Global School kebun Handil, Wakil Walikota Dr.dr.H.Maulana MKM yang di dampingi oleh Sekcam,Lurah, Kepala Puskesmas,Ketua Tim penggerak PKK,Forum RT dan semua komponen organisasi kemasyarakatan, Sabtu (12/2).
Saya kata Maulana hadir di Sekolah Kanaan Global School ini adalah dalam rangka kegiatan gerakan pemberian vitamin A bagi balita,dan memenuhi vaksinasi atau imunisasi dasar bagi Anak-anak yang tertinggal selama Covid dan juga di berikan vaksinasi covid-19,baik 1,2 dan Booster.
Suksesnya gerakan pemberian vitamin A di bulan Februari,dan akan ada lagi di bulan Agustus itu bagaimana kita mengerakkan dan mengedukasi seluruh ibu-ibu dan keluarga yang memiliki balita,agar di bawah dan di berikan vaksinasi dan vitamin A untuk melengkapi imunisasi yang tertinggal, karena selama Covid takut membawa anaknya ke Puskesmas,Posyandu, maka akan kita kejar karena ini adalah hak bagi anak kita dan investasi terbesar pembangunan sumber daya manusia (SDM ) bagaimana memperhatikan Anak-anak di periode emasnya ini untuk mendapatkan hak- hak dasarnya di bidang kesehatan, pendidikan,Nutrisi pangan untuk mencegah stunting”ujar Maulana.
“Saya atas nama pemerintah Kota Jambi sangat mengapresiasi kepada tim penggerak PKK kelurahan kebun Handil,panitia,forum RT dan tak terkecuali dukungan dari puskesmas kebun Handil di bawah kepemimpinan dr Maria Ine yang memobilisasi tenaga hari Sabtu ini di bawah ke sini full untuk melayani masyarakat.
Maulana menghimbau kepada masyarakat yang memiliki balita ” Ayo berikan vitamin A dan kejar imunisasi dasar yang belum lengkap supaya hak- hak Anak-anak kita tetap terpenuhi walaupun di tengah pandemi.
Terkait penyuntikan vaksin booster di Kota Jambi, Maulana mengatakan saat ini terus berjalan,baik indoor maupun outdoor artinya banyak organisasi yang mengadakan seperti saat ini outdoor,tapi Puskesmas dan Rumah sakit tetap berjalan pelaksanaan itu dan TNI/ Polri melakukan itu. Sehingga harapannya booster ini problemnya adalah masalah waktu,karena booster di berikan setelah 6 bulan sehingga tahapannya memang angkanya naik pelan-pelan sesuai dengan tahapan booster imunisasi yang ke 2 dan saya yakin kepercayaan masyarakat kita sudah sangat tinggi keperduliannya terhadap pencegahan covid melalui imunisasi vaksinasi covid ini. “Pungkasnya (ar)

