NEWSDIGITAL.ID,Kota Jambi – Walikota Jambi H.Syarif Fasha beserta jajaran pemkot Jambi rapat melalui zoom membahas tentang inflasi yang di pimpin Menteri dalam negeri dan kementrian lainnya terkait dengan penanganan inflasi,senin (4/9) di ruang COC Kantor Bappeda.
Di katakan Walikota Jambi Syarif Fasha rapat ini terkait dengan langkah-langkah Kabupaten/Kota Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota dalam hal penanganan inflasi.
“Alhamdulillah Kota Jambi inflasi yang rendah di Indonesia dari beratus lebih Kabupaten/Kota, Kota Jambi yang terendah dan Kabupaten Bungo yang untuk Kabupatennya.
Hal ini Kata Fasha berkat upaya kita semua dan tim inflasi yang telah bekerja siang malam bekerja keras untuk menjaga inflasi ini,yang saat ini inflasi kita yes or year 1,92 dari satu tahun sebelumnya yaitu sebesar 8,5 yang tertinggi di Indonesia,saat ini kita yang terendah di Indonesia.
Upaya yang kami lakukan untuk penanganan tersebut adalah setiap hari kami lakukan dan ini terkontrol kegiatan-kegiatan tersebut dan bukan ujuk-ujuk ada ini,tetapi sudah kita kontrol dan memang ini kegiatan itu sistemnya sudah berkelanjutan contoh penanganan miskin ekstrim masih berkelanjutan lagi sampai dengan akhir tahun ini, dan mudah-mudahan kemiskinan ekstrim di Kota Jambi ini berkurang signifikan ” harap Fasha.
Terkait ancaman harga beras yang mulai melambung tinggi,di katakan Fasha ini sudah kita skenariokan beras ini yaitu kita membuat opsi.
Yang naikan harga beras untuk premium.Kita sudah menyiapkan beras-beras medium.kita sudah bekerjasama dengan Kabupaten Banyuasin,OKU dan Kabupaten lain di Sumatera Selatan dan Bengkulu yang penyumbang beras nantinya.
Kita tidak terlalu khawatir karena cadangan beras kita di Bulog cukup banyak sebelum terpakai sama sekali. Yang bergerak naik ini beras premium,padahal beras medium itu sudah hampir sama dengan beras premium cuma masyarakat kita kan masih menganggap beras premium itu lebih baik daripada beras medium “ungkap Fasha.
Reporter :Arianto
Editing :Arman Oktora


