Newsdigtal.id(Jambi)– Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H, menerima kunjungan kerja tim kementerian investasi/BKPM di kantor gubernu Jambi, Jum’at (08/10).
Dalam wawancara tentang potensi investasi dan pengembangan kawasan industri Kemingking, dikemukan Pemerintah Provinsi Jambi akan mempermudah investor yang ingin masuk untuk berinvestasi di Jambi.
Perbaikan iklim investasi itu dilakukan dengan memberi kemudahan perizinan usaha dan mempercepat pendirian kawasan industri sebagai pendorong percepatan industri hilirisasi komoditas unggulan Jambi.
“ Kawasan industri Kemingking itu, pertama kalau dilihat dari sisi positif bahwa kawasan yang luasnya 17.000 hektar dan itu sudah jelas dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang cukup banyak, berarti akan mengurangi angka pencari kerja karena semua sektor akan bangkit.
Disamping itu bertujuan memperkecil angka kemiskinan tetapi ada kendala masih banyak masyarakat yang minim sumber daya manusia (SDM), kalau disitu ada kawasan harus diikuti dengan SDM yang tumbuh sesuia kebutuhan pasar. Pemerintah Jambi mendukung penuh kawasan industri Kemingking itu, katanya.
Lebih lanjut dikatakan, perkembangan potensi industri di Provinsi Jambi cukup banyak. Di Provinsi Jambi ada 80 pabrik, mereka tentu mempunyai potensi yang luar biasa terhadap produksi crude palm oil (CPO).
Ketika Covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia khusunya Jambi, komoditi lain mengalami kemerosotan, namun CPO cukup baik di pasar internasional, ke depan CPO Jambi ditambah hilirisasi akan bisa membangkitkan perekonomian masyarakat Jambi.
“ Hadirnya kawasan industri itu diharapkan dapat menciptakan multiplier effek, meningkatnya nilai tambah produk, menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”
Menyangkut hal itu diharapkan kalaborisasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan hilirisasi pengelolaan berbagai komoniti unggulan bisa dikembangkan, komoditi Jambi ini kalau di luar negeri dianggap luar biasa ini perlu dikembangkan. Kedepan akan terus memperbanyak berkerja sama dengan pihak swasta. (man)

