Newsdigital.id,(Kota jambi)-Komisi II DPRD Kota Jambi Turlap Ke Pasar Talang Banjar dan Pasir Putih
Anggota Komisi II DPRD Kota Jambi hari ini (17/6/2022) sidak ke Pasar Baru Talang Banjar atau Pasar Rakyat Talang Banjar dan Pasar Rakyat Pasir Putih.
Kegiatan sidak tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Junaedi Singarimbun yang didampingi oleh anggota Joni Ismed, Sutiono, Suherman, Fuad Safari dan staff protokol DPRD serta Disperindag Kota Jambi.
Junaedi Singarimbun, mengatakan di Pasar Pasar Rakyat Talang Banjar ada beberapa program tahun 2020 ditinjau kembali oleh anggota dewan.
Saat turun meninjau langsung ke Pasar Talang Banjar pihaknya menemukan tidak ada ketersediaan air bersih untuk pedagang.
“Permasalahan air bersih belum ada perubahan. Sehingga akan kita komunikasikan lagi dengan PDAM, karena memang bak penampungan air sudah dibuat. Apa kendalanya kita koordinasi lagi,” ujarnya.
Selain permasalahan fasilitas air bersih, masih banyak pedagang yang memilih berjualan diluar pasar. Karena pedagang memilih berjualan di luar pasar banyak lapak di dalam pasar kosong tidak terpakai.
Junaedi menyampaikan akan mencari solusi bagaimana cara mengatasinya. Dirinya berharap pasar Talang Banjar ini bisa berfungsi efektif dan sarana dan prasarana di pasar tersebut dapat dilengkapi.
“Kami berharap pasar Talang Banjar ini bisa berfungsi efekti, tidak ada lagi keluhan-keluhan, karena sarana dan prasarana harus kita lengkapi sehingga higenisnya juga, masalah makanan yang keluar yang dibeli masyarakat di Pasar Talang Banjar juga terjamin,” kata Junaedi.
“Kalo masalah air bersih tidak bisa kita penuhi tentunya kehigenisan dan kebersihan apa yang dijual di pasar (pembeli) merasa agak terganggu,” ujarnya.
Di tambahkan Junaedi,pasar rakyat pasir putih kita akan bangun pasar ayam,kios-kios daging, penggilingan untuk bakso dan di tanah sebelah untuk UMKM yang program-program yang kita sampaikan ke Desperindag supaya nantinya di programkan ke depannya.
“Untuk kondisi pasar pasir putih ini,kondisinya kita cukup puas pengelolaannya, sehingga kita minta penambahan adanya Mushola dan UMKM ke depannya nantinya.
“Junaedi juga mengatakan tentang masalah keamanan pasar,kita minta jaminan dari Desperindag untuk para pedagang,kalau ada kehilangan wajib lapor dan yang jaga pasar harus mengganti,siapa yang jaga malam dia yang bertanggung jawab dan Desperindag harus tegas karena mereka berjualan dan kalau di mungkinkan akan kita pasang cctv “tandasnya

