NEWSDIGITAL.ID.KOTA JAMBI – Antusias nya warga RT 40 Kecamatan Alam Barajo hadir dalam Reses yang pertama anggota dewan dari partai Gerindra yaitu H.Muslim sabtu malam (4/3/2023).
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Camat Alambarajo,Lurah, Kadis Dukcapil,perwakilan dari BPJS kesehatan,PDAM,Pujakesuma
Dikatakan H.Muslim reses malam ini adalah untuk menampung aspirasi warga seperti masalah BPJS kesehatan dan masalah pembuatan KTP karena di Kecamatan Alambarajo ada pemekaran wilayah.
Selain masalah pembuatan KTP, problem yang di hadapi warga yaitu Kartu Indonesia sehat (KIS)yang ada menunggak pembayaran.
Kadis Dukcapil Nirwan menjelaskan untuk masyarakat di daerah pemekaran,kami melaksanakan dengan 3pola layanan yaitu yang pertama layanan kolektif yang artinya ketua RT mengumpulkan semua dokumen dan di bawah ke dukcapil.
Pola ke 2 yaitu dengan langsung turun ke lapangan menjemput bola yaitu setiap hari sabtu. Dan pola yang ke 3 yaitu datang langsung ke gerai dukcapil dengan membawa persyaratan.
Ada 5 gerai yang di buka oleh dukcapil yaitu di kantor dukcapil, Lippo Mall,MPP,gerai kecamatan palmerah dan yang terakhir di gerai Kecamatan pelayangan.
Sementara itu perwakilan BPJS kesehatan M.Adithia mengatakan terkait kepesertaan masyarakat untuk BPJS kesehatan,bisa mengecek sendiri melalui banyak kanal seperti di Chat asisten JKN di 08118750400,pastikan kepesertaannya aktif atau tidak aktif. Kalau tidak aktif banyak mekanismenya seperti tidak mampu akan di usulkan ke dalam penerimaan bantuan yang di bayarkan pemerintah iurannya.
Selain itu juga pemerintah kota Jambi sudah menganggarkan juga anggaran untuk program Jambi bugar yang saat ini kuotanya juga masih ada 7 ribuan dan mungkin itu bisa bermanfaat bagi masyarakat yang butuh di bantu iurannya
Di tambahkan Adithia,masyarakat boleh mengawal peserta JKN untuk mengawal program ini ketika ada kendala layanan baik itu di Puskemas,Dokter keluarga maupun rumah sakit,tolong segera laporkan kepada kami bisa datang ke kantor maupun telpon ke call center 1165, insya allah kendala dan apa yang di hadapi masyarakat itu bisa kami koordinasikan dan berharap tidak ada lagi pungutan biaya tambahan ketika masyarakat berobat menggunakan JKN BPJS Kesehatan “pungkas Adthia.
Reporter: Arianto
Editing :Arman Oktora


