Newsdigital.id,(Kota Jambi)- Walikota Jambi H.Syarif Fasha menjadi inspektur upacara dalam rangka hari pendidikan nasional tahun 2022 yang di laksanakan di lapangan depan Balaikota kantor Walikota,Senin (30/5).
“Fasha juga membacakan sambutan Mentri pendidikan teknologi dan riset Nadim Makarim yang isinya membahas terkait dengan sekolah merdeka,yang sudah di canangkan kurang masuk ke tiga yang berguna untuk salah satu memperbaiki sistem pelajaran yang ada di Indonesia ini tidak hanya untuk murid tetapi untuk gurunya juga apalagi di masa pandemi ini.
“Sehabis upacara tadi,Fasha juga membagikan ada 2 orang guru yang sudah mendapat kan pangkat lVC dan kepada Anak-anak yang berprestasi di tingkat kita Jambi yaitu LCC juara 1,2 dan 3,dan kepada Sekolah-sekolah baik di tingkat TK,SD dan SMP Negeri dan Swasta yang ada di kota Jambi.
“Terkait evaluasi pendidikan yang ada di kota Jambi,Fasha menjelaskan yang pasti kita akan membenahi karena di 2 tahun di masa pandemi banyak sekali kita ketinggalan,baik itu dalam jumlah waktu belajar Anak-anak juga hal yang lain.
“Di tahun ajaran baru di tahun 2022 kita akan benahi semua dan insha Allah nanti akan mulai melakukan full tatap muka,termasuk juga Kantin-kantin juga akan kita buka tetapi dengan aturan, tetapi tidak semua kantin kita bolehkan tetapi kita pilih dan Anak-anak tidak boleh lagi meninggalkan sampah. Di kantin nanti sistem nya adalah pedagang membawa makanan tetapi tidak boleh dalam bungkusan dan Anak-anak nanti membawa tempat,baik untuk minuman maupun tempat makan nanti dan makan tidak boleh bergerombol di kantin dan makan boleh di area sekolah seperti di halaman sekolah,sehingga tidak lagi meninggalkan sampah.
“Terkait semua pedagang kantin sekolah nanti akan ada tes uji Be POM terkait kelayakan makanan dan lainnya dan tidak sejumlah pedagang seperti dahulu banyak ,tetapi jumlahnya sudah banyak di kurangi tetapi sudah di perbolehkan dengan aturan yang baru.
“Fasha juga menekankan untuk kepala sekolah dan tenaga pendidik yang pasti tenaga pendidik dan kepala sekolah yang pasti tingkat SD kita masih kurang dan ada persyaratan “pungkas Fasha. (arm)

